Showing posts with label Cerita Masa Kecil. Show all posts
Showing posts with label Cerita Masa Kecil. Show all posts

Monday, March 28, 2016

Bal-balan

(Main Bola)

Setelah beranjak memasuki masa-masa kelas 5 SD hingga SMP aku dan teman-teman selain memilik hobi bermain layang-layang yakni main bola dan nonton bola, walaupun saat itu aku masih menendang bola nyocor tapi tetap semangat bermain bola, dan lambat laun akhirnya dapat menguasai tekhnik-tekhnik permainan bola yang baik dan benar secara otodidak, sedangkan nonton bola disini adalah, saat itu kita sudah mulai ikut-ikutan anak lainya menonton pertandingan sepak bola tim asli kota Malang, Arema di Stadion Gajayana.

Setelah pulang sekolah biasanya anak-anak kampung main bola di jalan gang depan, kita bermain bola sambil menunggu semua anggota pemain bolanya berkumpul dan komplit, setelah semua berkumpul baru bergerak menuju tempat bermain bola yakni di lapangan Unisma. Meskipun permainan menggunakan bola plastik tapi saat itu atsmofir permainan sepak bolanya serasa liga-liga di eropa dengan bintang-bintang bola di masa itu seperti Roberto Baggio, Del piero, Inzaghi, Zidane, Beckham, Raul, dll.

Friday, March 25, 2016

Adus Kali Brantas

(Mandi di Sungai Berantas)
Setelah kenyang dengan buah-buahan yang segar, hal biasa yang kami lakukan setelah mencari buah adalah mandi di sungai brantas, jaraknya sekitar 1km dari prunas. Pada waktu kami kecil dulu pemandangan sungai brantas sangat indah, dengan pemandanganya yang alami, sawah membentang luas, dan banyak pohon yang tumbuh diseputaran das sungai brantas. Biasanya sebelum sampai ke sungai, kami melewati sawah yang membentang luas, pemilik sawah tersebut sering disebut oleh teman-teman sebaya dengan sebutan Markasan. 

Thursday, March 24, 2016

Golek pencit ndek prunas (mencari mangga di prumnas/perumahan nasional)



Hal yang biasa dilakukan anak kampung seusiaku setelah pulang sekolah waktu itu adalah “golek pencit ndek prunas”. Dulu yang sering mengajakku untuk aktivitas menantang seperti ini adalah saudara ponakan seangkatan yang bernama kabol dan teman-teman lainya yang bernama panggilan pa’i dan wawan. Terkadang kita menjuluki geng empat serangkai, karena sering berpetualang bersama tanpa kenal lelah, waktu dan medan tetap empat orang saja. Biasanya setelah pulang sekolah kami berkumpul di depan mushola kampung, setelah semua berkumpul baru kita berangkat mencari mangga di prunas, yang dimaksut mencari mangga disini adalah mengambil jika rumahnya kosong dan meminta jika rumahnya ada orangnya buah mangga atau buah-buah lainya yang sudah masak dipohon. Saat berangkat biasanya kami tidak memakai sandal, hal ini merupakan strategi agar ketika dikejar orang/anjing pemilik rumah bisa lari sekencangnya dan sekuat tenaga.

Layangan

Masa kecil adalah masa-masa yang paling bahagia dan indah, tanpa harus keluar banyak uang kita bisa mendapatkan hal itu dengan mudah asalkan teman dan lahan bermain tersedia. Diawal tahun 90an, anak-anak seumuran termasuk aku ketika itu menginjak awal Sekolah Dasar sangat suka bermain diluar rumah apalagi kalau bermain dialam bebas, karena hal ini menjadi acuan kehebatan anak-anak masa itu. Semisalnya bermain layangan, ketika main layangan anak-anak pasti saling berkompetisi untuk menjadi yang terbaik diantara layangan yang diterbangkan oleh anak-anak lainya. Saat mengadu layangan semua mata akan tertuju pada dua layangan yang saling beradu dan kemampuan siempunya diuji disini, dan ketika salah satu memenangakan pertandingan tersebut, pemenang dengan bangganya akan memainkan naik-turun layanganya seperti pesawat tempur selesai mengebom musuhnya dan menguasai angkasa, dan itu sebagian kecil cerita masa kecil yang sangat berkesan.